LBNNEWS.COM, NIAS BARAT – Seorang pria bernama Daeng Syahnan Marunduri (33) dilaporkan diduga tenggelam di Perairan Pulau Hamutala, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara. Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian, Kamis (6/8/2026).
Berdasarkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias, peristiwa bermula pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban bersama seorang rekannya berangkat dari Pulau Hinako menuju kebun kelapa di Pulau Hamutala menggunakan perahu.
Setibanya di lokasi, kondisi perairan tidak memungkinkan perahu merapat ke bibir pantai sehingga perahu ditambatkan menggunakan jangkar.
Sekitar pukul 14.00 WIB, korban hendak kembali menuju Pulau Hinako. Namun, tali jangkar dilaporkan putus dan menyebabkan perahu hanyut terbawa arus.
Korban kemudian berusaha berenang untuk mencapai perahu tersebut. Namun, korban diduga terseret arus dan tenggelam.
Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 06.37 WIB dan meminta bantuan pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias, Putu Arga Sujarwadi, S.H., M.M., melalui Kasubsi Operasi dan Siaga, Binsar H. Sinaga, S.E., memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian.
Sekitar pukul 11.00 WIB, tim tiba di Pantai Sirombu, Kabupaten Nias Barat, kemudian melakukan koordinasi dengan keluarga korban, Camat Sirombu, BPBD Kabupaten Nias Barat, serta masyarakat setempat.
Tim SAR Gabungan selanjutnya bergerak menuju Pulau Hinako untuk melakukan pencarian terhadap korban.
Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari personel Kantor SAR Nias, TNI/Polri, Camat Sirombu, BPBD Kabupaten Nias Barat, keluarga korban, serta masyarakat.
Sejumlah peralatan juga dikerahkan, antara lain Rescue Car Double Cabin, LCR dengan motor tempel 30 PK, peralatan SAR air, peralatan SAR medis, alat komunikasi, APD personel, serta kantong jenazah.
Hingga informasi ini diterima, operasi pencarian terhadap Daeng Syahnan Marunduri masih berlangsung dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat.
redaksi : Lbnnews.com




