Foto: Tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Harga TBS di tingkat petani diperkirakan berbeda berdasarkan lokasi kebun dan kondisi akses jalan. (Foto: Safarman/LBNNEWS.COM)
Harga TBS Sawit di Labuhanbatu Diperkirakan Rp2.900 per Kilogram, Pedalaman Bisa Lebih Rendah
LABUHANBATU, LBNNEWS.COM – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, saat ini diperkirakan berada di kisaran Rp2.900 per kilogram.
Namun, harga tersebut tidak seragam bagi seluruh petani. Perbedaan harga antara lain dipengaruhi oleh lokasi kebun, jarak tempuh, serta kondisi jalan menuju tempat pengumpulan maupun pabrik kelapa sawit.
Petani yang memiliki kebun di sekitar jalan utama atau akses jalan yang relatif baik berpeluang memperoleh harga sekitar Rp2.900 per kilogram. Kondisi tersebut membuat biaya pengangkutan TBS relatif lebih rendah.
Sementara itu, petani yang berada di wilayah pedesaan atau pedalaman dengan akses jalan yang jauh dan sulit diperkirakan dapat menerima harga lebih rendah, yakni sekitar Rp2.000 hingga Rp2.200 per kilogram.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa biaya transportasi dan kondisi infrastruktur jalan dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga bersih TBS yang diterima petani.
Selain lokasi dan akses jalan, harga TBS di tingkat petani juga dapat dipengaruhi oleh kualitas buah, umur tanaman, sistem penjualan, serta jarak kebun dari tempat pengumpulan atau pabrik kelapa sawit.
Catatan: Angka Rp2.900 per kilogram serta kisaran Rp2.000–Rp2.200 per kilogram dalam informasi ini merupakan perkiraan harga di tingkat petani berdasarkan kondisi dan lokasi kebun, bukan merupakan penetapan harga resmi pemerintah.
LBNNEWS.COM menyarankan petani untuk tetap mengecek harga TBS terbaru kepada sumber resmi, koperasi, kelompok tani, atau pihak pembeli di wilayah masing-masing sebelum melakukan transaksi.
Penulis: Safarman
LBNNEWS.COM – Labuhanbatu




